Saya Mohon Maaf

Hari ini saya dapat pelajaran berharga.

Saya harus belajar lebih baik lagi dalam merangkai kata-kata yang lebih santun saat menulis di blog. Apalagi sebagian besar isi blog saya ini adalah curahan hati saya atas kejadian atau peristiwa yang saya alami sehari-hari, yang sedikit banyak menyangkut interaksi saya dengan orang lain. Bukan tidak mungkin orang-orang di sekitar saya tersebut juga ikut membaca cerita saya disini.

Dan itulah yang baru saja terjadi.

Tadi sore sepulangnya dari kantor Oriflame cabang Rawamangun, saya tiduran sebentar. Waktu bangun langsung ngecek HP ternyata ada SMS yang isinya membuat saya jadi ga enak hati. Ternyata ada salah satu cerita saya di blog ini yang membuat si pengirim SMS tersinggung dengan kalimat saya.

Padahal tidak ada niatan sedikit pun untuk menyinggung siapapun sewaktu menulisnya. Saya spontan saja menuliskan apa yang saya rasakan saat itu. Hanya mungkin akibat kata-kata saya yang kurang baik menimbulkan persepsi yang berbeda.

Saya telah membalas SMS berisi permohonan maaf saya. Namun karena masalahnya berawal di sini, maka saya sampaikan juga permohonan maaf saya dalam sebuah tulisan khusus ini.

Saya juga memohon maaf pada para pembaca lainnya apabila ada tulisan saya maupun balasan komentar yang tidak berkenan di hati anda semua. Saya pastikan bahwa itu semua tidak disengaja, semata-mata karena keterbatasan dan kekurangan yang saya miliki.

Saya bertekad untuk terus belajar dan memperbaiki diri saya di masa yang akan datang.

YOU MIGHT ALSO LIKE

  • arief maulana
    November 24, 2010

    Mbak Ratna, apapun tulisan kita akan selalu ada orang yg senang dan tidak senang. Akan selalu ada orang yang tersinggung dan ada orang yang berterima kasih karena pencerahannya.

    Yang penting terus saja menulis. Kualitas tulisan biasanya terbentuk dari kuntitas tulisan. Jangan lupa rajin membaca tulisan yg redaksionalnya bagus. Itu ikut berpengaruh soalnya.

    Regards,
    Hanya seorang arief

    • Mba Ratna
      November 25, 2010

      @arief maulana, makasih banyak sarannya mas… Insya Allah saya akan terus belajar sesuai saran mas arief

  • bayu
    November 18, 2010

    wah,saya juga belajar dari pengalaman mbak,,takut juga kalau tulisan kita menyinggung orang laen..

    • Mba Ratna
      November 18, 2010

      @bayu, ga perlu takut..cukup berhati-hati aja hehe..

  • biro jasa
    November 16, 2010

    g ada manusia yang sempurna. tetap semangat mbak
    btw themes yg dipakai bagus mbak i like it.

    • Mba Ratna
      November 18, 2010

      @biro jasa, makasih mas..saya pake thesis..yg asli lho…*pamer* xixixi

  • tutik
    November 15, 2010

    tidak ada noda ya tidak belajar… jangan takut krn berbuat salah…krn dari itu kita tau mana yang benar….semangat untuk mbak ratna….semoga semakin mampu mengambil hikmah kebaikan dalam setiap kejadian..amiiinnn.

    • Mba Ratna
      November 15, 2010

      @tutik, setuju banget mba..mudah-mudahan kejadian ini membuat saya menjadi orang yang lebih baik. makasih 🙂

Leaver your comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.