Diet GM Hari Kedua

Alhamdulillah, kondisi saya setelah melakukan Diet GM di hari kedua lebih baik dibanding diet GM hari pertama kemarin.

Diet GM di hari kedua ini saya tidak terlalu kelaparan seperti hari kemarin. Ini mungkin karena di hari kedua saya dianjurkan untuk makan sayuran yang mengandung banyak serat sehingga membuat rasa kenyang lebih lama.

“Nafsu’ makan saya juga lebih bisa dipuaskan karena olahan sayuran lebih bervariasi. Selain bisa dimakan mentah, sayuran juga bisa ditumis atau direbus dan diberi bumbu sehingga rasanya lebih enak. Kalaupun dibuat jus sayuran, saya menambahkan sedikit garam biar ada rasanya.

Continue reading

Diet GM Hari Pertama

Sejak saya mencapai usia 40 tahun setahun lalu, saya mulai merasa tidak nyaman terutama soal berat badan yang semakin bertambah.

Sebelum usia 40 tahun, berat badan saya stabil di angka normal 50kg. Kadang-kadang naik sampai 52kg. Namun biasanya bisa kembali normal dengan sarapan segelas Nutrishake di pagi hari dan berenang seminggu sekali.

Kondisi ini berubah setelah saya genap berusia 40 tahun. Berat badan saya berangsur-angsur naik dan sulit turun lagi walau sudah coba praktek diet food combining.

Continue reading

Mengatasi Susah Buang Air Kecil

Saat saya mengantar Zhafif  ke dokter gigi minggu yang lalu, ga sengaja saya bertemu teman yang sudah lama ga bertemu.

Setelah ngobrol panjang lebar kesana kemari, saya diberitahu bahwa teman saya itu menderita kesusahan saat buang air kecil atau sering dikenal dengan penyakit anyang-anyangan.

Saya pribadi belum pernah mengalami anyang-anyangan…haduuuh jangan sampai deh…

Continue reading

Bersahabat Dengan Jerawat Berkat Derma Angel

Jerawat. Masalah kulit yang satu ini sudah menjadi bagian dari rutinitas perawatan harian kulit saya. Sejak masih gadis remaja dulu hingga sekarang sudah mencapai kepala empat ini, jerawat selalu setia menghiasi wajah saya, terutama ketika saya sedang datang bulan.

Kadang muncul sebagai jerawat kecil yang tak mengganggu. Menempel dengan imutnya di area sekitar dahi dan dagu. Lalu bekasnya menghilang tanpa ragu.

Lain hari muncul sebagai jerawat batu yang membengkak dan memerah. Kadang suka saya pencet hingga pecah dan berdarah. Akhirnya saya cuma bisa pasrah. Continue reading