Sensasi Didoakan 5000 Anak Yatim dan Penghapal Quran

Anak yatim dan Penghapal Quran.

Dua kelompok ini merupakan orang-orang yang ketika berdoa akan dikabulkan.

Hal ini saya ketahui dalam hadist yang saya baca di email newsletter Dewa Eka Prayoga beberapa hari yang lalu. Berikut kutipan hadistnya.

“Penghafal Al-Quran mempunyai doa yang ketika dibaca akan dikabulkan”. (HR. Baihaqi)

Dan kisah dalam hadist berikut ini juga.

Ada seseorang yang datang kepada Rosulullah SAW dan mengeluh kekerasan hatinya. Nabi pun bertanya, “Sukakah kamu jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi? Kasihanilah anak yatim, usaplah wajahnya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi”. (HR. At Thabrani)

Pas banget di akhir bulan Oktober nanti ada event besar Kopdar Saudagar Nusantara bekerjasama dengan gerakan  Sedekah Akbar Indonesia mengadakan acara Majelis Doa Saudagar Nusantara yang melibatkan 5000 anak yatim dan penghapal Quran yang siap meng-amin-kan doa.

Kalo sengaja-sengaja ngumpulin anak yatim dan penghapal  Quran sebanyak itu bagi saya pribadi, kayanya kecil banget kemungkinanannya.

Makanya ketika tau ada event ini, saya ingin sekali berpartisipasi biar hajat saya ikut didoakan oleh anak yatim dan penghapal Quran ini. Apalagi sampai berjumlah 5000 orang yang ikut mendoakan.

Momen yang sangat dahsyat dan sensasinya pasti luar biasa kalo bisa hadir disana dan ikut berdoa berjamaah.

Meski saya belum tentu bisa hadir secara langsung, paling tidak saya ingin nama saya sudah dicatat di langit Allah dan hajat doa saya akan diaminkan oleh 5000 anak yatim dan penghapal Quran dengan ikut serta berdonasi dalam event ini.

Nah bagi teman-teman yang ingin titip doa juga, bisa langsung membuka situs www.sedekahakbar.com  atau bisa langsung transfer donasinya ke rekening berikut.

Rekening BNI Syariah 1012170007
a.n Sedekah Akbar Indonesia

Jangan lupa untuk menghubungi Siti Yuningsih – 082148058956 untuk konfirmasi ya.

Selamat berdonasi 🙂

 

 

Facebook Comments

Leave a Reply