Main Air di Transera Waterpark Bekasi

Sudah 3 minggu terakhir ini Hanum merengek minta berenang. Saya belum juga menuruti permintaan Hanum karena hujan terus menerus hampir sepanjang hari. Alhamdulillah di hari Minggu kemarin, cuaca sangat cerah dan  saya mengajak anak-anak untuk bermain air di Transera Waterpark Kota Harapan Indah Bekasi, yang baru saja dibuka tanggal 28 Februari 2014 lalu.

Transera

Sudah lama sekali saya membaca iklan pembukaan Transera ini di baliho besar yang dipasang di jalan masuk Kota Harapan Indah. Menurut rencana Transera akan dibuka pada bulan Mei tahun lalu tapi pada kenyataannya baru di akhir bulan Februari dapat terealisasi.

Pertama kali turun dari mobil kesan pertama yang saya tangkap dari pintu masuk Transera adalah panas! Wajar aja sih, karena masih baru belum banyak pohon.

Di bagian dalam ada banyak wahana bermain air yang ditawarkan. Menurut infonya sih ada 25 jenis permainan. Tapi baru 23  yang siap digunakan, 2 lainnya masih tahap pembangunan. Diantaranya ada kolam untuk anak-anak, kolam arus, kolam ombak, aneka permainan seluncuran, perahu senggol dan ada juga arena bermain anak-anak dan mobil senggol. Ada kesan Afrika yang ingin ditampilkan pada aneka hiasan dinding dan patung-patung yang terdapat di berbagai sudut di wahana  Transera ini.

Yang paling membuat Hanum senang, ada grup penyanyi yang datang turut memeriahkan acara pembukaan Transera, sejak Jumat lalu. Kebetulan pas hari Minggu kemarin jadwalnya grup penyanyi Blink yang manggung. Hanum keliatan begitu antusias menonton artis nyanyi secara langsung. Sebaliknya Zhafif malah ga peduli bilang acara nyanyinya ngebosenin dan minta berenang lagi.

Berbeda dari kebanyakan tempat-tempat bermain air sejenis, untuk membeli tiket masuk di Transera, pengunjung diharuskan registrasi dulu di Transera Ticketing Machine (TTM) yang tersedia di kiri dan kanan lobi utama. Pengunjung bisa memilih 1 diantara 2 tipe pembayaran, yaitu dengan menggunakan kartu Flazz BCA atau gelang elektrik.

Rupanya di dalam wahana, semua transaksi seperti untuk menyewa ban dan membeli makanan tidak menggunakan uang tunai tetapi menggunakan kartu Flazz BCA atau gelang elektrik tersebut. Oleh karenanya pengunjung diberi pilihan untuk top up (menyimpan deposit) pada saat membeli tiket masuk atau melakukannya di kasir-kasir top up yang disediakan di dalam wahana.

Kalo menurut saya sih sistem begini ga praktis. Ada kejadian, seorang bapak yang udah lama antri mau nyewa ban eh pas sampe kasir di kasih tau kalo saldonya ga cukup sementara si bapak itu ga bawa uang sama sekali. Alhasil si bapak tersebut pergi sambil ngedumel marah-marah.

Logika aja, namanya orang lagi berenang, main air, basah-basahan, ga mungkin juga kali bawa dompet kemana-mana. Pastinya tu dompet disimpan di tasnya, ditinggal ditempat tasnya ditaruh. Entah itu di saung, di loker, atau di kursi-kursi berpayung. Musti ambil duit dulu, balik lagi top up dikasir, lalu transaksi nyewa ban baru deh bisa main air lagi. Ribeeuudd…

Kalo dipikir-pikir, mirip dengan sistem transaksi di Trans Studio Bandung. Mungkin masih 1 grup perusahaan kalo melihat kemiripan namanya. Tapi kalo di Trans Studio kan kemana-mana kita memang bawa dompet dalam tas, jadi mudah aja untuk top up kalo pas kekurangan saldo.

Oh iya, hampir lupa harga tiket masuk Transera untuk hari Senin-Jumat Rp 75.000, sedangkan hari Sabtu-Minggu Rp 100.000,- Plus tambahan Rp 25.000 untuk jaminan gelang elektrik yang akan dikembalikan pada saat pulang. Untuk nyewa ban pun ada uang jaminan seharga sewa bannya. Harga sewa ban untuk 1 orang Rp 15.000, untuk 2 orang Rp 20.000. Jika dalam 3 jam bannya belum dikembalikan maka uang jaminan tersebut hangus.

Rasa-rasanya sih saya males untuk balik lagi kesana. Salah satu alasannya karena ga boleh bawa makanan dan minuman dari luar. Ga bisa ngirit hihihi…

Naah, buat yang mau maen ke Transera, kalo boleh saya kasih saran, mendingan top up yang banyak sejak awal beli tiket masuk. Biar di dalam puas mainnya, puas makan dan minumnya. Kalopun ada sisa toh masih bisa diambil pada saat mengembalikan gelang elektriknya nanti.

Selamat main air deh 🙂

6 thoughts on “Main Air di Transera Waterpark Bekasi

  1. Agung says:

    Mbak mau tanya, disana ada semacam loker buat nyimpen tas nggak ? oiya diatas mbak bilang kalo ga dibalikin >3 jam ga dibalikin ya uang jaminannya ? jaminan 25rb yang buat gelang diawal itu apa minjem ban kena uang jaminan lagi mbak ? terima kasih mbak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *