Belajar Investasi Reksadana Syariah

Sejak bergabung di Oriflame bersama  d’BC Network, saya jadi belajar banyak ilmu baru. Salah satunya adalah belajar tentang investasi dengan reksadana yang diajarkan dalam training perencanaan keuangan oleh leader saya di d’BC Network.

Tadinya mendengar kata investasi saja bikin saya sedikit trauma. Sebabnya saya pernah ikutan investasi di bisnis ternak bebek yang sempat booming sekitar 10 tahun yang lalu tapi kemudian colaps. Bukannya meraih untung seperti yang dijanjikan , uang yang saya investasikan malah hilang tak kembali modal.

Sejak kejadian itu saya memilih berinvestasi dengan cara yang lebih aman, yaitu menabung atau deposito. Walopun keuntungan yang saya dapatkan relatif lebih kecil, tetapi resiko saya kehilangan uang  juga kecil karena dana nasabah yang disimpan di bank dijamin oleh Pemerintah.

Namun setelah mengikuti training Perencanaan Keuangan dan dikenalkan dengan jenis investasi reksadana, saya mulai tertarik untuk nyoba. Apalagi setelah dibandingkan dengan tabungan, tampaknya investasi dengan reksadana lebih menguntungkan terutama untuk kebutuhan keuangan jangka panjang seperti dana pendidikan atau dana pensiun. Dan yang paling penting adalah adanya pilihan reksadana syariah sehingga saya merasa lebih tenang dalam berinvestasi yang sesuai dengan syariat Islam.

Jadi, beberapa hari terakhir ini saya baca baik-baik  berbagai istilah menyangkut investasi ini seperti apa itu reksadana, apa saja jenis-jenisnya, siapa itu manager investasi, produk investasi apa saja yang ditawarkan, bagaimana portofolio dan prospektusnya, siapa itu bank custodian, dan lain-lain.

Kemudian saya pelajari juga berbagai jenis produk investasi reksadana, bagaimana hukumnya dalam Islam, apa saja keuntungan dan resikonya serta dimana saya bisa membelinya dan sebagainya. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli produk investasi reksadana syariah di Bank Mandiri dengan pertimbangan sebagai berikut :

  • Saya sudah memiliki rekening di Bank Mandiri sehingga memudahkan untuk installment (auto invest)
  • Bank Mandiri sebagai agen penjual menawarkan berbagai jenis produk investasi reksadana dengan minimum pembelian yang terjangkau dan bisa saya pilih sesuai dengan tujuan keuangan saya.
  • Bank Mandiri menawarkan pelayanan auto invest yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 100.000 saja per bulan.
  • Bisa dilayani di kantor cabang pembantu yang lokasinya dekat rumah.

Prosesnya juga cukup cepat. Kebetulan pas saya datang ke bank, suasananya sedang sepi ga banyak nasabah yang mengantri. Kurang lebih dalam 1 jam saya sudah mendapatkan keterangan yang cukup jelas dari Customer Officernya, mengisi beberapa lembar form aplikasi dan kemudian mendebit sejumlah dana dari rekening saya untuk pembelian pertama kali. Di bulan berikutnya dilakukan autodebit pada tanggal tertentu  selama jangka waktu yang saya tetapkan sendiri.

Untuk selanjutnya saya tinggal menunggu laporan yang dikirimkan ke rumah oleh manager investasi yang mengelola dana yang kita investasikan. Dan setelah 3 atau 6 bulan, lakukan review bagaimana perkembangannya dari segi keuntungan dan resiko, apakah tetap akan dilanjutkan atau ditukar dengan produk investasi yang lain.

form aplikasi reksadana

Ternyata berinvestasi dengan reksadana itu cukup mudah. Tidak perlu menunggu punya uang banyak dulu untuk bisa berinvestasi loh.

Nyobain yuuk !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *